Bersama Bakti Bumi

Mei 28, 2008

Semua manusia pasti pernah menginjak bumi, namun belum tentu semuanya tahu kalau ada hari bumi. Pertanyaan sekarang apakah semua sudah memperingatinya? Terutama buat manusia yang mempunyai akal, pikiran dan perasaan, apakah mereka berbuat baik pada bumi.

Dalam rangka memperingati hari bumi beberapa organisasi di Temanggung bersama memperingatinya. IPKT(Ikatan Pelajar Katolik Temanggung), JaRi “SuSi”(Jaringan Nasional Rakyat Berdaya dan siaga Indonesia “Sumbing Sindoro), Lansia, serta Dipersani.

Kolaborasi dalam memperingati hari bumi ini dengan kegiatan antara lain: Seminar dengan tema pemanasan global dengan pembicara, Bekti Wibowo dari JaRi Pusat, penanaman pohon mahoni untuk turus jalan di Desa Wonotirto.

Seminar yang dilakukan pada tanggal 20 April 2008, yang bertempat di Balai Keluarga Kanisius, dihadiri oleh semua kader lansia, pengurus JaRi dan IPKT. “Hal yang mungkin dilakukan dalam menyikapi pemanasan global ada 3 prinsip, mitigasi dan adaptasi, merubah gaya hidup, dan merubah regulasi,” papar Bekti.

Usai seminar IPKT dan beberapa pengurus dipersani, lansia dan JaRi mengambil 500 bibit mohoni di Piranti works Kandangan, sebuah perusahan ekspor radio dari kayu, sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya yang dikenal dengan CSR (corporate responsibility).

Tepat tanggal 22 April, penanaman pohon untuk turus jalan di Desa Wonotirto Bulu, secara simbolis dilakukan oleh Naruh, Kepala Desa Wonotirto di lokasi Monumen Meteorit. selanjutnya penanaman turus jalan dilakukan anak-anak SMP 3 Bulu dan Karang Taruna Desa Wonotirto.(Mkd)

Entry Filed under: Uncategorized. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Godong adalah media lingkungan, diterbitkan oleh Dipersani (Dian Permata Insani). Godong (bahasa Jawa) adalah daun dari pohon, butiran air akan dapat diserapnya, pada akhirnya terbentuk mata air ditanah. Begitu juga dengan media godong, akan bisa menumbuhkan bibit-bibit atau kader lingkungan yang siap meng-Hijaukan Bumi Temanggung, sesuai dengan Moto dan menjadi semangat untuk membangkitkan mimpi-mimpi yang terpendam. Lahirnya godong merupakan bentuk keprihatinan untuk memperjuangankan isu-isu lingkungan yang selama ini mendapat porsi sangat kecil, atau kurang tersentuh oleh pemerintah maupun pihak-pihak lain.

Kategori

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

Arsip

Komentar Terbaru

yang sedang berkunjung

Blog Stats

Spam Blocked

Blogroll

Album foto

logo godong1

More Photos