Menggambar di Desa Hutan

Mei 28, 2008 at 7:29 pm Tinggalkan komentar

Lomba menggambar bagi anak sekolah itu hal yang wajar dilakukan apalagi sekolah yang ada di wilayah perkotaan. Namun ini lomba menggambar didalam hutan, maksudnya diwilayah desa hutan. Di taman bacaaan bina taruna Desa Kemuning Kecamatan Bejen, lomba ini berlangsung.
Lomba yang diikuti oleh semua siswa SD Kemuning, di bagi dalam 3 kelompok. kelompok I diikuti oleh kelas 1 dan 2, kelompok II kelas 3 dan 4. Sedangkan kelompok III diikuti oleh kelas 5 dan 6. “Pemanasan global menjadi tema dalam lomba tersebut, karena kegiatan ini dalam rangka memperingati hari bumi” ujar Sadikun, 53 tahun selaku Pembina taman bacaan bina taruna.
Sebagai bentuk latihan kepemimpinan bagi anak usia SD, panitia lomba diambil dari anak-anak pengurus taman bacaan bina taruna. Acara dimulai jam 09.00 pagi dibuka oleh ketua panitia, Aries, Imam, Danu dan Ella, memberikan petunjuk lomba menggambar. Tak ketinggalan dari dipersani menunjukkan gambar-gambar tentang pemanasan global dan sedikit tepuk hutan lestari.
Tepat jam 10.00 wib, lomba usai dan diambil juara tiap kelompok, mulai dari juara I sampai III. Dan tak lupa ucapan terimakasih kepada Ir. Padmono yang telah menjadi donatur dalam lomba ini. Bahwa lomba ini akan menjadi agenda tahunan bagi dipersani, o ya siapa yang mau ikut mendanai untuk tahun depan, silakan kunjungi www.dipersani.or.id (mkd)

Iklan

Entry filed under: Edisi-1. Tags: , , .

Tumbuhan Gulma Itu Bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Godong adalah media lingkungan, diterbitkan oleh Dipersani (Dian Permata Insani). Godong (bahasa Jawa) adalah daun dari pohon, butiran air akan dapat diserapnya, pada akhirnya terbentuk mata air ditanah. Begitu juga dengan media godong, akan bisa menumbuhkan bibit-bibit atau kader lingkungan yang siap meng-Hijaukan Bumi Temanggung, sesuai dengan Moto dan menjadi semangat untuk membangkitkan mimpi-mimpi yang terpendam. Lahirnya godong merupakan bentuk keprihatinan untuk memperjuangankan isu-isu lingkungan yang selama ini mendapat porsi sangat kecil, atau kurang tersentuh oleh pemerintah maupun pihak-pihak lain.

Kategori

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

Arsip

Komentar Terbaru

yang sedang berkunjung

Blog Stats

  • 1.439 hits

%d blogger menyukai ini: